“Kisruh” di PGRI, Ada Kongres Luar Biasa (KLB), Ada Oknum Pejabat Kementerian Terlibat?

Para guru yang bergabung dalam PGRI. (Ist.)
Para guru yang bergabung dalam PGRI. (Ist.)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Ada kisruh di PB PGRI. Pengurus Besar (PB) PGRI menyatakan, Kongres Luar Biasa (KLB) di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, 3-4 November 2023 adalah ilegal.

“KLB itu ilegal dan ditandatangani oleh Huzaifah Dadang dan Ali Rahim yang telah diberhentikan sebagai PB PGRI,” ujar Ketua Umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi.

Bahkan, kisruh dalam PGRI ini diperparah dengan dugaan keterlibatan oknum pejabat kementeriaan.

PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menduga ada indikasi keterlibatan oknum pejabat Kemendikbudristek dalam KLB PGRI Surabaya.

BACA JUGA:

“Kami menyayangkan adanya indikasi kuat keterlibatan oknum pejabat pada kementerian terkait terkait KLB ilegal di Surabaya,” ujar Prof. Unifah Rosyidi di Jakarta, Jumat, 3 November 2023.

Maka, Prof. Unifah meminta kementerian melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan tegas apabila yang bersangkutan terbukti menyalahgunakan wewenangnya.

Ia berharap agar pejabat kementerian terkait menjaga netralitas dan profesionalitas dengan tidak turut campur pada persoalan internal organisasi profesi guru.

PB PGRI siap ke ranah hukum

Sementara, PB PGRI telah memberhentikan sembilan orang PB PGRI.

Prof. Unifah menegaskan, sembilan PB PGRI yang telah diberhentikan dan dibekukan dari kepengurusan tidak berhak mengatasnamakan organisasi PGRI.

Kesembilan orang yang telah diberhentikan dari PB PGRI, yakni: Huzaifah, Dadang Achmad, Wahyudi, Ali H. Rahim, Bambang Sutrisno, Kartini, Mansur Arsyad, Qudrat Wisnu Aji, Sugandi, dan Ella Yulaelawati.

PGRI meminta agar pemerintah, dalam hal ini Kemenkumham untuk menolak pendaftaran dalam bentuk apapun yang mengatasnamakan PGRI, selain atas nama PB PGRI berdasarkan SK Nomor 105/Kep/PB/XXII/2023.

PB PGRI tidak segan memperkarakan secara pidana dan perdata hasil keputusan KLB ilegal tersebut ke ranah hukum.

Prof. Unifah pun meminta kepada Pengurus PGRI di semua tingkatan menghormati hasil Kongres XXII PGRI tahun 2019, sampai pada Kongres XXIII PGRI yang akan digelar Maret 2024.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*